Sambil nunggu adzan maghrib tadi sore, entah kenapa tiba2 aq mampir kekoleksi buku ayahq. Aq mengambil salah satu buku yg cukup tebal, dg sampul depannya tertera “Duratun Nasihin” dengan tulisan yang cukup besar (yang kira2 klo diartikan, duratun nasihin berarti mutiara para pemberi nasihat. Dan memang buku ini berisi mutiara nasihat, peringatan dan cerita2 yang bersumber dari al-qur;an, hadist dan qiyas). Aq membuka salah satu bab, “bab 65, membahas perihal menangis”. Berikut sepenggal cerita yang aku baca. Dijelaskan, Ketika sudah terjadi Kiamat, keluarlah api dari neraka jahim sebesar bukit, lalu iapun menuju umat Nabi Muhammad saw. Dan beliaupun berupaya sungguh2, namun tak mampu menolaknya. Berserulah beliau saw : “Hai Jibril, hai jibril. Benar-benar gila api menyeruduk umatq, hendak membakar mereka”. Lalu Jibril datang dengan membawa wadah air, ia serahkan kepada Rosul saw. Sahutnya : “Ya Rosul Allah, ambillah air ini dan siramkan padanya” . Tanya beliau saw : “Hai Jibril, air apakah ini?”.Jawabnya : “Air ini adalah air mata umatmu yang menangis akibat takut Allah Swt”. Dan Allah menugasiq supaya mengambilnya, dan memeliharanya sampai saat diperlukan buat memadamkan api yang menyeruduk umatmu..
Kisah lain, Dituturkan bahwa nabi Adam as,ketika turun dari surga, ia menangis selama 300 tahun, kepala menunduk tidak berani menengadah kelangit, akibat malu kepada Allah Swt, dan iapun bersujud selama 100 th, diatas sebuah bukit di negri India, lalu iapun menangis hingga air matapun menggenagi jurang Sarondip, maka dari air matanya itu, Allah Swt menumbuhkan pohon kayu manis dan cengkih dilembah tersebut, Bahkan burung-burungpun minum dari air mata Nabi Adam, dan berkata : “kami belum pernah minum air selezat ini”. Dalam benak Adam muncul prasangka, ia mengira ucapan burung-burung itu bernada menghina atau menyindir laku maksiatnya. Kemudian Allah Swt, memberi wahyu kepada Adam : “Hai Adam, sungguh. Aku belum pernah menjadikan minuman yang lezat dan unggul melebihi air mata hamba sesudah berbuat maksiat”.
Aq menangis ketika aq sakit, aq menangis ketika aq menahan rindu pada orang2 yg aku cintai, aq menangis ketika aq merasa mengecewakan mereka, Aq menangis ketika ibuq memelukq bangga setelah upacara wisuda. dan aq juga sering menangis haru ketika menonton reality show “three wishes” dMetro, aq menangis ketika gagal dan kecewa, aq menangis saat ku lelah dan tak tahu harus berbuat apa, Dan bahkan aq menangis saat menonton 1 liter of tears, saat membaca love story-na Eric Seagal, saat dibioskop nonton cheaper by the dozen 2. Ya, aq sering dan amat sering menangis tapi sudahkah aq menangis karena takut kepadaNya, menangis benar-benar hanya karenaNya, sudahkah????? Padahal tangisan itu adalah tangisan yang paling berharga. Air mata itu adalah air mata yang tak terkira nilainya. Sudahkah aq???